Profil

Foto saya
Crazy.Crispy.Oksigen and nitrogen. Leukosit and motorik.I won't tell you my age cause I won't change my profile every year. I was born on 28 June 1997

Rabu, 29 Juli 2015

Dear...

It's been too long to know who you are. And now it's time for me to take a rest. Yes, gua capek. Gua capek dengan sok kuatnya gua akan semua ego lu yang gabisa gua tahan lagi. Sakit? Pasti. Siapa yang mau putus setelah hampir dua tahun pacaran. Dan semua sifat kasar lo. Dan semua ego lo yang susah untuk meminta maaf. Dan semua sifat lo yang menguatkan gua seakan gaada yang terjadi apa-apa. With all the 'girls.' Your ego. Yes, I've been tired. But I miss you sometimes. Tapi itu cuma sebersit aja di dalem otak gua. Mencoba buat terbiasa dengan tiadanya lo sekarang. Mencoba buat terbiasa dengan semua perbedaan yang terjadi setelah putus. Toh ini juga keputusan gua. Gua harus siap dengan konsekuensi. Gua harus siap dengan mungkin lo yang bakal menjalin hubungan lagi sama cewek. Gua harus siap dengan melihat lo ketawa dan jatuh cinta dengan cewek lain. Gaada yg ga mungkin, right? Secara kita emang berawal dari temenan, lalu pacaran, dan walaupun putus gua masih mau berteman baik. Janji gua sama lo untuk selalu ada buat lo semampu gua, inshaallah bakal gua tepatin. Dua hari ini gua mimpiin lo. Kalo di bilang terlalu mikirin lo banget sesudah lost contact mah enggak. Kalo di pikirin mulu yang ada gua nangis mulu. Duh sayangnya udah kering air mata buat nangisin cowok lagi. Duh muna. Gak muna sih. Pura pura sok kuat aja buat sendiri lagi mungkin bakal bertahun-tahun. Lol. Siapa yang bakal tau selanjutnya? Mimpinya lo udah dapetin pengganti gua, dan pertama gua masih marah sama lo karena itu terlalu cepet. Dan lo masih ngebaik-baikin gua. Mimpi yang kedua lo marah sama gua karna konsekuensi gua yang butuh lost contact buat ngilangin rasa sayang. Ga ngerti sih itu mimpi artinya apa. But FYI, gua butuh waktu buat ngelupain dan ngebiasain keadaan kalo lo bukan milik gua lagi. Kalo kita udah putus dan terus masih bersikap biasa aja kayak pacaran dulu, dan tbtb lo juga deketin cewek lain dan jadian? Gua pernah berada di situasi itu. Yes, dua kali. Yang pertama jadian, yang kedua cuman sekedar deket. Yang ketiga? No thank you. Gua merasa jadi cewek terbodoh dengan masuk ke lubang yang sama dua kali. Yes, I've been fooled because of you. Blinded. All I know was loving you and gave you my best. But maybe I just can't get enough for you. I'm sorry. Cuma kurang lebih dua tahun gua bisa bertahan sama lo. Awalnya, gua berharap lo bisa ambil kesimpulan dan belajar dari putusnya kita. Dan lo bisa balik lagi dengan lo yang baru. Tapi tambah lama harapan itu pudar. Gua udah pernah ngerasain sakitnya berharap tapi kenyataan ga sesuai harapan. Bersikap realistis. Ngejalanin apa yang ada di depan mata gua. Dan tentunya fokus sama cita-cita gua. Yang di bayangan gua sekarang cuma bisa masuk perguruan tinggi negeri sesuai jurusan yang gua minatkan, belajar yang bener, lulus dengan ipk tinggi. Boys? I've got no time for that. Ini sih ngomong karena belom ada yang ngedeketin serius aja. Kalo ada yang ngedeketin serius juga luluh lagi. Jatuh cinta lagi. Cowok mulu lagi. Mehhh. But seriously, lagi capek buat ngejalanin hubungan lagi. Nutup diri? No. Gua ga bakal nutup diri dengan semua orang yang datang. Karena di saat gua nutup diri, gua bakal kehilangan sesuatu yang berharga dari orang tersebut. Semua orang datang ke hidup kita karna ada alasan tertentu. Then I won't missed that reason. Dear...you... Gua harap lo bisa dapet wanita yang lebih sabar dalam menghadapi lo. Menghadapi the black side lo. Dengan sabarnya dia bisa mengubah itu menjadi lebih baik. Dengan sabarnya dia bisa menaklukan lo dengan sifat keras lo. I'm sorry. I've failed on you. Ternyata gua tidak begitu kuat untuk menghancurkan batu. Selalu ada pembelajaran dengan hadirnya lo di hidup gua, begitu juga sebaliknya. Semoga lo bisa belajar dari semuanya dan jangan ngelakuin kesalahan yang sama. You're not here arround me, but you're still here in my heart and my memories. I'll kept you there until my heart was ready to fallin' love again.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar